Membawa Perangkat Digital Sendiri ke dalam Kelas, Mengapa Tidak?

Hari pertama di Crown Woods College. Seorang guru membawa murid-muridnya ke ruang laboratorium komputer. QR code tampak muncul di papan tulis interaktif. Murid-murid segera membuka perangkat digital mereka. Umumnya, mereka membawa New iPad dan iPad Mini. Menemani mereka adalah para pendidik utusan dari Finland, negara yang memiliki reputasi unggul dalam bidang pendidikan. Para pendidik kemudian juga diminta menggunakan ponsel cerdas mereka dan ikut menjawab kuis yang diberikan. Ternyata, murid-murid mampu menjawab lebih baik. Lanjutkan membaca Membawa Perangkat Digital Sendiri ke dalam Kelas, Mengapa Tidak?

Iklan

Bercita Rasa Indonesia

Saya diundang Yudha P. Sunandar untuk ikut mengisi blog ini. Arahan yang saya baca kira-kira tentang sesuatu dilihat dari perspektif keindonesiaan. Semacam bercita rasa Indonesia, dalam negeri, domestik, di sekitar kita. Ya, kira-kira begitu. Saya duga tujuan Yudha agar blog ini membumi dan mendidik, tidak sekadar memberi informasi.

Apa “cita rasa Indonesia” itu?

Saya menyukai media sosial, memberi salut terhadap perkembangan Web 2.0 dan partisipasi pengguna. Apa ini cukup? Agar tidak berpanjang-panjang pikir dengan pertanyaan, beberapa buah pikiran yang pernah disampaikan para ahli akan ditulis di bawah ini.

Lanjutkan membaca “Bercita Rasa Indonesia”

Kembangkan Lebih Banyak Aplikasi untuk Linux!

Isu pengembangan Sistem Operasi untuk memenuhi kebutuhan sebuah negara kembali mencuat. Pada tahun ini, China tengah bekerjasama dengan Canonical untuk mengembangkan Ubuntu yang didedikasikan guna memenuhi sistem operasi di Negeri Tirai Bambu Tersebut. Rencananya, sistem operasi ini akan dijuluki sebagai Ubuntu Kylin dan diluncurkan bersamaan dengan Ubuntu 13.04. Lanjutkan membaca Kembangkan Lebih Banyak Aplikasi untuk Linux!